Alhamdulillah, kita bersyukur atas kehadiran Allah. Kali ini, kita akan sedikit membahas tentang dunia alam kubur. Bagi umat Muslim, keyakinan terhadap hal-hal ghaib adalah salah satu dari rukun iman. Ketika kita mendengar istilah "alam kubur", pikiran kita akan langsung tertuju pada tempat di mana orang yang telah meninggal dunia dan rohnya keluar dari jasadnya berada setelah meninggalkan dunia ini. Alam kubur adalah tempat di mana roh tersebut berada setelah meninggal, bukan lagi berada di dunia ini.
Di tempat peristirahatan terakhir inilah tempat yang menjadi rumah kita hingga hari kiamat tiba, dan di sini kita akan merasakan kenikmatan atau siksa alam kubur.
Setelah orang-orang mengantar kita ke peristirahatan terakhir, roh kita akan disambut oleh malaikat. Wujud malaikat tersebut akan bergantung pada amal ibadah kita selama hidup di dunia.
Jika amal ibadah kita buruk, malaikat yang menyambut kita akan terlihat menyeramkan dan sulit ditatap, bahkan suaranya bisa menggelegarkan langit. Namun, jika amal ibadah kita baik, malaikat itu akan menyambut kita dengan wajah tampan dan ramah, memberikan rasa nyaman dan ketenangan.
Malaikat RUMAN, malaikat yang datang kepada kita setelah kita berada di alam kubur, akan menanyakan nama kita dan memberitahu kita tentang pertemuan dengan malaikat MUNKAR DAN NAKIR. Dia meminta kita menuliskan amal ibadah kita dari yang terbaik hingga yang terburuk di atas kain kafan dengan jari dan ludah sebagai tinta.
Setelah menuliskan semua amalan baik dan buruknya dalam kehidupan dunia, si Fulan tiba-tiba terdiam. "Mengapa kau berhenti menulis amalanmu?" tanya seorang malaikat. Si Fulan menjawab, "Bagaimana aku bisa menulis semua ini, sungguh aku malu." Tanpa kata-kata, malaikat Ruman memukulnya dengan tongkat besar yang dapat meruntuhkan gunung dengan mudahnya, hingga akhirnya si Fulan melanjutkan menuliskan amalan buruknya.
Setelah selesai, si Fulan diselimuti tidur sambil catatan amalannya di lehernya. Tiba-tiba, dua malaikat muncul dengan sosok yang sangat menakutkan, disebutkan bahwa mereka adalah malaikat Munkar dan Nakir, dengan mata tajam dan suara menggelegar seperti badai petir. Mereka membawa pemukul besar dan dahsyat.
"Mengapa nama mu?"
"Orang tua mu?"
"Tuhan mu?"
"Imam mu?"
"Nabi mu?"
"Agamamu?"
"Saudara mu?"
Orang hidup mungkin dengan mudah menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, tetapi bagi si Fulan yang telah mati, jawabannya didasarkan pada amalan-amalan yang telah dilakukannya. Jika jawabannya salah, malaikat langsung memberikan hukuman yang keras, hingga tubuh si Fulan hancur dan kemudian dipulihkan oleh Allah SWT, untuk kemudian dipukul lagi hingga bisa menjawab dengan benar.
Jika seseorang mampu menjawab semua pertanyaan tersebut, maka malaikat Munkar dan Nakir akan menidurkannya kembali hingga hari Kiamat tiba. Namun, hal itu belum berakhir bagi orang yang melakukan perbuatan buruk selama di dunia. Di dalam alam kubur, dia akan diberi siksaan kubur, pintu neraka dibuka sehingga dia bisa merasakan panasnya, disampingnya api neraka. Bahkan, dia akan terhimpit tanah di dalam kuburnya.
Namun, bagi orang yang beramal baik selama di dunia, setelah ditidurkan menunggu hari Kiamat, dia akan mendapat kenikmatan kubur, pintu surga dibukakan sehingga dia bisa merasakan kenikmatan surga, melihat bidadari surga meskipun belum berada di dalamnya. Beruntunglah bagi kalian yang selama ini bertakwa kepada Allah SWT, menjalankan perintah-Nya, dan menjauhi larangan-Nya. Semoga kita semua menjadi ahli surga. Amin.



No comments:
Post a Comment